sejarah Thales
Thales
Thales berasal dari miletus, sebuah koloni asia kecil. Dia berkelana ke banyak negri termasuk mesir, dimana dia pernah menghitung tinggi sebuah piramid dengan mengukur bayangannya pada saat yang tepat ketika panjang bayangannya sendiri sama dengan tinggi badannya. Dia juga dikisahkan pernah meramalkan secara tepat terjadinya gerana matahari padatahun 585 SM.
Thales beranggapan bahwa sumber dari segala sesuatu adalah air.Kita tidak tahu apa yang dimaksudkannyadengan itu,dan mungkin percaya bahwa seluruh kehidupan berasal dari air dan seluruh kehidupan kembali ke air lagi ketika sudah berakhir.
Selama perjalanan dimesir dia pasti telah mengamati bagaimana tanaman mulai tumbuh begitu banjir sungai Nil surut dari daratan di Delta Nil. Barangkali dia juga mengamati bahwa katak dan cacing muncul ditempat-tempat yang baru dibasahi hujan.
Besar kemungkinan memikirkan tentang cara air berubah menjadi es atau uap dan kemudian berubah menjadi air kembali.
Thales juga dierkirakan pernah berkata "semua benda itu penuh dengn dewa" apa yang dimaksudkannya itu tidak aoat kita pastikan.Brangkali.mengingat bagaimana tanah yang hitam merupakan sumber dari segala sesuatu,mulai dar bunga dan hsil panen hinnga serangga dan kecoa,dia membayangkan bahwa tnah itu penuh dengan" kuman krhidupan" yang sangat kecil dan tidak dapat dilihat oleh mata.satu halyang jelas ia tidak berbicara tentang dewa-dewanya yaitu Homer.
Hal - 48 Dunia shopie
Komentar
Posting Komentar